liga champions

Bekuk Barca, Pelatih Rubin Terkejut

Rabu, 21 Oktober 2009 – 08:11 wib

BARCELONA – Jawara Rusia Rubin Kazan mencatatkan sejarah baru usai menekuk juara bertahan Liga Champions Barcelona 2-1 pada matchday 3 babak penyisihan Grup F di Stadion Camp Nou, dini hari nanti. Pelatih Rubin, Kurban Berdyev pun mengaku terkejut dengan hasil ini.

Dua gol Rubin yang dilesakkan Aleksandr Ryazantsev dan Karadeniz Gokdeniz sukses mematahkan rekor Barca yang belum pernah kalah dalam 10 bulan terakhir. Dengan kemenangan ini, Rubin pun berhak duduk di papan atas klasemen bersama Barca yang sama-sama mengemas empat poin dan membuka peluangnya menembus fase knock-out.

Menyikapi kemenangan ini, tentu Berdyev mengaku sangat senang sekali. Pelatih 57 tahun ini mengaku sangat kaget, karena hasil yang diraih timnya kali ini sama sekali tak pernah terlintas dalam benaknya.

“Kami tak pernah berpikir mampu memenangkan pertandingan ini. Kami hanya mencoba komit pada diri kami dan bermain dengan baik. Kami hanya berusaha melakukan serangan balik dengan efektif. Dan terima kasih Tuhan, kami mampu melakukannya,” papar Berdyev usai laga sebagaimana dikutip AS, Rabu (21/10/2009).

“Kemenangan ini berarti pesta besar buat fans. Sebab, mereka memang sangat pantas mendapatkannya,” tambah pelatih berdarah campuran Turkmenistan dan Rusia ini.

http://bola.okezone.com/read/2009/10/21/261/267643/bekuk-barca-pelatih-rubin-terkejut

Aston Villa vs Chelsea: Chelsea Kalah 1-2

Chelsea dipaksa menyerah 1-2 oleh Aston Villa dalam lanjutan Premier League, di Stadion Villa Park, Sabtu (17/10). Meski masih menguasai klasemen, posisi mereka terancam oleh Manchester United (MU)

Sebelum pertandingan, Chelsea mengoleksi 21 poin atau hanya unggul dua angka dari Manchester United di tempat kedua. Mengingat MU hanya akan menghadapi penghuni peringkat ke-13, Bolton Wanderers, posisi Chelsea jelas terancam.

Keadaan itu membuat Chelsea tetap menghadapi Villa dengan permainan terbuka meski hanya berstatus tim tamu. Meski sempat kedulitan di awal laga,mereka akhirnya berhasil unggul lebih dulu melalui Didier Drogba di menit ke-15. Memanfaatkan umpan Frank Lampard, Drogba melepaskan tembakan jarak jauh yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Villa.

Kebobolan lebih dulu tak membuat Villa surut. Sebaliknya, mereka malah semakin berani melancarkan gempuran ke jantung pertahanan “The Blues”. Dengan permainan umpan jauh dan silang, mereka berhasil membahayakan gawang Petr Cech. Namun, usaha mereka kandas diblok John Terry dkk.

Meski begitu, Villa bukannya tak mendapat keuntungan. Sejumlah antisipasi Chelsea membuahkan sepak pojok dan tendangan bebas bagi Villa. Peluang dari bola mati inilah yang kemudian membuat Villa berhasil menyamakan kedudukan melalui Richard Dunne di menit ke-32.

Gol bermulai dari sepak pojok yang dilepaskan Ashley Young langsung ke kotak penalti. Bola kemudian berhasil ditanduk Frank Lampard. Sayang, bola memantul ke arah Richard Dunne yang tanpa kawalan melompat dan menanduk bola ke sudut kiri bawah gawang Chelsea.

Kedudukan imbang membuat kedua kubu menaikkan tempo permainan. Namun, wasit Steve Bennett keburu meniup peluit tanda turun minum sebelum kedua tim mencetak gol tambahan.

Memasuki babak kedua, Villa langsung bermain dalam tempo cepat. Chelsea yang tampak kurang siap mengantisipasi gebrakan lawan, sebisa mungkin memotong aliran umpan dan tendangan jarak jauh Villa. Sebuah antisipasi Jose Bosingwa di menit ke-52 ternyata berujung bencana bagi gawang Petr Cech.

Saat itu, Bosingwa membuang bola yang membuahkan sepak pojok bagi Villa. Ashley Young yang kembali dipercaya mengeksekusi hadiah, kembali mengirim bola langsung ke tengah kotak penalti. Bola menyasar James Collin yang berdiri bebas di depan tiang kiri gawang Cech. Ia pun dengan mudah menanduk bola masuk ke tengah gawang Cech.

Keadaan tertinggal tak memberi pilihan bagi Chelsea selain menggandakan serangan. Dengan dukungan Ashley Cole dan Bosingwa. Mereka pun berhasil menciptakan sejumlah peluang emas, misalnya melalui Lampard, Deco dan Florence Malouda. Namun, Friedel sanggup mementahkan kesempatan Chelsea.

Ancaman Chelsea memang membuat lini tengah dan belakang Villa meningkatkan kewaspadaan. Meski begitu, mereka tak bermain tertutup. Setiap berhasil menguasai bola, mereka lantas melancarkan serangan cepat melalui sektor sayap. Mereka pun berhasil menciptakan sejumlah peluang gol baru.

Salah satu yang terbaik adalah yang didapat John Carew di menit ke-73. Saat itu, James Milner menguasai bola di dekat tiang kiri gawang Chelsea. Petr Cech pun mencoba menghalaunya. Namun, di luar dugaan, Milner mengumpankan bola kepada Carew yang berdiri bebas di depan gawang. Cech yang sudah telanjur salah langkah sudah pasrah. Namun, untung bagi Chelsea, sepakan Carew melenceng ke sisi tiang kanan gawang.

Kejutan-kejutan Villa tak membuat Chelsea mengurangi daya gempur. Sebaliknya, mereka semakin ngotot mendesak lini belakang Villa. Namun, keberuntungan sepertinya sedang tidak berpihak kepada “The Blues”. Sejumlah eksekusi akurat dan terarah mereka patah di tangan Friedel.

Memasuki sepuluh menit terakhir, Villa memutuskan mempertahankan keunggulan. Mereka pun semakin giat meningkatkan pertahanan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil memuaskan. Peluit panjang berbunyi ketika papan skor masih menunjukkan angka 2-1 untuk Villa.

Susunan pemain:
Aston Villa: Friedel; Dunne, Collins, Warnock, Cuellar; Petrov, Sidwell, A Young. Milner; Agbonlahor, Carew
Chelsea: Cech; Terry, Carvalho, A Cole, Bosingwa; Essien, Malouda, Lampard, Deco; Anelka, Drogba (kmp)

http://kabarbola.oaseadwan.info/2009/10/17/aston-villa-vs-chelsea-chelsea-kalah-1-2/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: